Samudrapikiran.com – Ramadhan telah tiba, membawa berkah dan keistimewaan bagi umat Islam. Salah satu amalan penting di bulan ini adalah puasa, yang memiliki rukun dan syarat sah, salah satunya adalah niat.

Mengenai niat puasa, muncul pertanyaan: apakah lebih baik membacanya sekali sebulan atau setiap hari?

Hukum Membaca Niat Puasa Sebulan Penuh

Di Indonesia, tradisi membaca niat puasa sebulan penuh di bulan Ramadhan telah lama dipraktikkan. Kebiasaan ini bersandar pada pendapat ulama dari mazhab Malikiyyah. Alasannya, puasa Ramadhan merupakan ibadah yang terhubung selama sebulan penuh, sehingga tidak perlu mengulang niat setiap hari.

dikutip dari detik.com Syekh Muhammad bin Yusuf al-Ghurnathi, seorang pakar fiqih mazhab Malikiyyah, menjelaskan:

ـ (وكفت نية لما يجب تتابعه) اللخمي: أما ما تجب متابعته كرمضان وشهري الظهار وقتل النفس ومن نذر شيئا بعينه ومن نذر متابعة ما ليس بعينه فالنية في أوله لجميعه تجزئه.

“Niat sekali saja sudah cukup untuk puasa yang wajib dilakukan secara terus-menerus. Imam al-Lakhmi mengatakan, puasa yang wajib dilakukan terus-menerus seperti Ramadhan, dua bulan dhihar, denda pembunuhan, nazar puasa pada hari tertentu, dan nazar puasa tanpa menentukan hari, maka niat di awal sudah cukup untuk keseluruhannya.”

Penjelasan ini menunjukkan bahwa mazhab Malikiyyah membolehkan niat puasa sebulan penuh di awal Ramadhan. Hal ini berbeda dengan mazhab Syafi’i yang mewajibkan niat setiap malam.

Baca Juga :  11 Keuatamaan Membaca Surat Yasin Serta Cara Membacanya Secara Online

Alasan Memilih Niat Sebulan Penuh

Memilih niat sebulan penuh memiliki beberapa alasan, di antaranya:

  • Praktis dan tidak perlu mengulang niat setiap hari.
  • Menghilangkan keraguan jika lupa niat di malam hari.
  • Memfokuskan diri pada ibadah tanpa khawatir lupa niat.

Bacaan Niat Puasa Sebulan Penuh

Berikut bacaan niat puasa sebulan penuh:

نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هَذِهِ السَّنَةِ تَقْلِيْدًا لِلْإِمَامِ مَالِكٍ فَرْضًا لِللهِ تَعَالَى

Artinya: “Aku berniat berpuasa di sepanjang bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti Imam Malik, fardhu karena Allah Ta’ala.”

Bacaan Niat Puasa Harian

Meskipun diperbolehkan niat sebulan penuh, banyak ulama yang menganjurkan untuk tetap membaca niat setiap malam. Berikut bacaan niat puasa harian:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَى

Artinya: “Aku berniat puasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”

Lebih Afdol Mana?

Meskipun membaca niat puasa sebulan penuh diperbolehkan, umat Islam dianjurkan untuk tetap membaca niat setiap hari. Hal ini untuk menjaga kesempurnaan ibadah puasa.

Alasan Dianjurkan Membaca Niat Setiap Hari

  • Memperkuat tekad dan keyakinan untuk berpuasa.
  • Meningkatkan rasa khusyuk dalam beribadah.
  • Menghindari keraguan tentang sahnya puasa.

Kesimpulan

Membaca niat puasa sebulan penuh dan setiap hari memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Membaca niat sebulan penuh dapat mengantisipasi jika lupa niat di hari-hari berikutnya, sedangkan membaca niat setiap hari dapat memperkuat tekad dan rasa khusyuk dalam berpuasa. umat Islam bebas memilih cara mana yang lebih sesuai dengan kondisi dan keyakinannya.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *