Kunci Kebahagiaan Sayyidina Ali di Dunia dan Akhirat. Tidak bisa dipungkiri bahwa kita semua ingin hidup bahagia. Banyak hal yang bisa kita lakukan, seperti mengikuti kunci kebahagiaan Sayyidina Ali. Kita sendiri sudah tahu betapa taatnya beliau. Itulah sebabnya, Allah selalu melimpahi rahmat dalam kehidupannya.

Lantas, apa saja tips bahagia ala Sayyidina Ali? Berikut adalah penjelasannya:

Jangan Bersedih (La Tahzan)

Saat kita mendapat masalah atau musibah, kita harus berupaya untuk tidak bersedih. Memang, itu semua mudah apalagi saat dalam keadaan tidak baik-baik saja sangatlah sulit. Hanya saja, kita tidak boleh terlalu larut dalam kesedihan karena itu hanya akan menghambat datangnya kebahagiaan baru.

Satu hal yang pasti, Allah menciptakan segala sesuatu berpasang-pasangan. Ini berlaku untuk takdir kehidupan. Jika ada kesedihan, maka akan ada pula kebahagiaan. Jadi, tugas kita adalah menerima segala takdir dengan tenang.

Apabila takdir tersebut berupa musibah, maka kita harus mengontrol hati agar tidak semakin hanyut dalam masalah. Dengan begitu, hidup akan semakin damai dan kebahagiaan akan cepat menghampiri.

Jangan Marah/Jangan Membenci (Laa Taghdzob)

Sebagaimana perasaan sedih, mengontrol amarah juga cukup sulit jika iman kita tidak kuat. Terlebih saat ada yang berbuat jahat terhadap kita, kita akan semakin kesulitan menekan rasa benci dan marah.

Baca Juga :  10 Alasan Sekolah Di Pondok Pesantren Sebagai Pilihan Terbaik

Namun sebenarnya, amarah dan kebencian bukanlah perasaan yang baik. Perasaan tersebut juga tidak akan mengembalikan keadaan seperti semula. Bahkan, hidup kita juga akan semakin kacau karena diliputi rasa dendam. Kalau sudah seperti ini, bagaimana kita bisa hidup bahagia? Sangat sulit, kecuali kita mau menghapus perasaan-perasaan buruk tersebut.

Saling Mendoakan Sesama Mu’min

Sebagaimana yang kita pahami bahwasannya setiap doa akan kembali pada diri kita masing-masing. Maksudnya adalah ketika kita mendoakan kebaikan terhadap seseorang, doa dan hal baik akan kembali kepada kita, begitu juga sebaliknya.

Sebagai seorang mukmin, sudah sepatutnya kita saling memberi do’a. Inilah kunci kebahagiaan Sayyidina Ali yang tidak pernah dilupakan. Bahkan, setiap kali usahanya tidak membuahkam hasil, Sayyidina Ali tetap bersedia memberikan do’a terbaik kepada saudara seimannya. Harapannya, Allah juga akan mempermudah dan melimpahi hidupnya dengan kebahagiaan.

Sederhana dalam Hidup

Di zaman ini, sangat sulit menemukan orang yang mau hidup dan bergaya sederhana. Kebanyakan, mereka begitu peduli dengan gaya dan penampilan padahal keadaan yang sebenarnya sangat pas-pasan.

Selama ini, banyak yang berpendapat bahwa menyenang dan memanjakan diri sendiri itu perlu. Namun, hal itu tidak berlaku selamanya. Karena kenyataannya, yang membuat kebahagiaan mau menetap lebih lama adalah ketika mau hidup apa adanya. Dalam artian, kita berlaku sewajarnya sesuai kondisi kita.

Baca Juga :  12 Peluang Kerja Lulusan Jurusan Sistem Informasi

Bahkan Allah juga tetap menganjurkan dan menyukai kesederhanaan meskipun kita bergelimang harta. Ini karena kesederhanaan akan selalu mengingatkan kita untuk selalu bersyukur atas semua nikmatNya.

Tetap Tersenyum

Poin ini hampir sama dengan poin pertama, bahwasannya kita harus berupaya untuk menghapus kesedihan dan tetap tersenyum di setiap keadaan. Jika kita mampu melakukannya berarti kita menerima takdirNya dengan lapang. Selanjutnya, Allah tidak akan segan-segan menukar duka kita dengan kebahagiaan yanh tiada tara.

Ikhlas

Ikhlas menjadi sumber kebahagiaan. Ikhlas juga menjadi kunci utama untuk meraih surgaNya. Maka, apabila ingin mendapatkan kebahagiaan yang sesunguhnya, kuncinya adalah ikhlas. Jalani semua ketetapan dari Allah dengan hati yang tenang, lapang, dan tanpa protes.

Sedekah

Sedekah tidak hanya berlaku untuk orang yang berharta karena bentuk sedekah bukan hanya dengan mengeluarkan harta. Sekalipun kita adalah orang biasa, kita tetap bisa sedekah dengan cara lain. Misalnya, bersedekah pikiran, tenaga, waktu, jasa, dan lainnya. Allah berjanji akan mengganti apa yang kita berikan menjadi 10 kali lipat.

Itulah tujuh kunci kebahagiaan Sayyidina Ali. Mari berupaya menerapkannya untuk mencapai ridhoNya. Semoga bermanfaat!

Baca Juga :

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *