Warta

Fenomena Demam Panggung Virtual: Mengapa Banyak Gen Z Gagal Saat Wawancara Kerja Online?

Samudrapikiran.com – Persaingan dunia kerja di tahun 2025 semakin menantang. Tidak hanya karena jumlah pelamar yang membludak, tetapi juga karena perubahan metode rekrutmen yang dilakukan oleh banyak perusahaan. Jika dulu pelamar harus datang pagi-pagi membawa map cokelat, kini sebagian besar proses seleksi awal dilakukan secara virtual atau online.

Perubahan ini sepintas terlihat memudahkan. Pelamar tidak perlu keluar ongkos transportasi dan bisa wawancara dari rumah. Namun, fakta di lapangan menunjukkan hal sebaliknya. Banyak pelamar kerja, khususnya fresh graduate atau Gen Z, yang justru gugur di tahap ini bukan karena kurang pintar, melainkan karena fenomena “gugup digital”.

Apa Itu Gugup Digital?

Gugup digital adalah kondisi kecemasan yang muncul saat seseorang harus berinteraksi profesional melalui perantara layar. Berbeda dengan grogi biasa, gugup digital seringkali dipicu oleh ketidaksiapan teknis. Rasa takut sinyal tiba-tiba putus, suara tidak terdengar jelas, hingga bingung menatap lensa kamera atau layar monitor, membuat konsentrasi pelamar buyar seketika.

Akibatnya, jawaban yang sudah disiapkan matang-matang di kepala menjadi berantakan saat diucapkan. Bahasa tubuh menjadi kaku, kontak mata minim, dan ekspresi wajah terlihat tegang. Di mata HRD atau pewawancara, hal ini sering disalah artikan sebagai kurangnya rasa percaya diri atau ketidaksiapan kandidat tersebut.

Pentingnya Persiapan Teknis

Untuk mengatasi hal ini, pelamar kerja harus menyadari bahwa wawancara online membutuhkan skill set yang berbeda. Persiapan tidak cukup hanya dengan membaca profil perusahaan. Kandidat wajib memastikan perangkat (laptop/HP) berfungsi optimal, pencahayaan ruangan memadai, dan audio terdengar jernih.

Selain itu, simulasi mandiri sangat diperlukan. Cobalah merekam diri sendiri saat menjawab pertanyaan umum interview untuk melihat apakah gestur dan nada bicara sudah terlihat natural di kamera.

Mencari Referensi Terpercaya

Bagi Anda yang sedang berjuang menembus ketatnya seleksi kerja, jangan hanya mengandalkan keberuntungan. Penting untuk terus memperkaya wawasan mengenai strategi karir terbaru. Anda bisa menjadikan situs Kemenkerja.com sebagai rujukan utama.

Sebagai portal informasi dunia kerja, Kemenkerja.com menyediakan berbagai wawasan seputar karir, mulai dari info lowongan terbaru hingga tips praktis menghadapi seleksi perusahaan. Dengan bekal informasi yang tepat dari sumber yang kredibel, Anda bisa lebih tenang dan percaya diri saat menghadapi pewawancara.

Penutup

Ingatlah bahwa wawancara online hanyalah medium. Esensinya tetaplah komunikasi dua arah. Dengan persiapan teknis yang baik dan mental yang diasah lewat literasi karir yang tepat, “demam panggung” virtual bisa diubah menjadi panggung untuk menunjukkan kualitas diri Anda yang sebenarnya.

Sebelumnya

Samsung Galaxy Tab A11+ Resmi Meluncur di Indonesia, Tablet Keluarga dengan Layar 11 Inci dan Dukungan Update Panjang

Selanjutnya

Peran Playlist dan Konsistensi Upload dalam Kesuksesan Konten Video Bersambung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Samudrapikiran.com