Pendaftaran Polri 2026 Dibuka Maret, Ini Syarat, Dokumen, dan Tahapan Seleksinya
Samudrapikiran.com – Kesempatan bagi generasi muda untuk bergabung dengan institusi kepolisian kembali terbuka. Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dijadwalkan membuka pendaftaran penerimaan anggota baru pada Maret 2026.
Rekrutmen tersebut menjadi momentum bagi lulusan SMA/SMK atau sederajat yang ingin mengabdikan diri sebagai aparat penegak hukum. Setiap tahun, seleksi anggota Polri selalu menarik minat ribuan pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia.
Pada penerimaan tahun ini, Polri kembali membuka sejumlah jalur pendidikan yang dapat dipilih calon peserta, di antaranya jalur Bintara dan Tamtama. Kedua jalur tersebut selama ini menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin meniti karier di lingkungan kepolisian.
Rekrutmen Polri Mengusung Prinsip Bersih dan Transparan
Dalam proses penerimaan anggota baru, Polri menegaskan komitmennya untuk menjalankan seleksi secara profesional dan terbuka. Sistem rekrutmen dilaksanakan dengan prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.
Prinsip ini diterapkan pada seluruh tahapan seleksi, mulai dari pendaftaran hingga penentuan kelulusan akhir. Panitia juga menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan tidak dipungut biaya apa pun.
Dengan sistem tersebut, setiap peserta diharapkan memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi berdasarkan kemampuan dan hasil tes yang diperoleh.
Persyaratan Umum Pendaftaran
Bagi masyarakat yang berminat mengikuti seleksi anggota Polri, terdapat sejumlah persyaratan dasar yang wajib dipenuhi oleh calon pendaftar.
Beberapa syarat umum yang biasanya diberlakukan antara lain:
-
Warga Negara Indonesia (WNI)
-
Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
-
Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
-
Memiliki kondisi kesehatan jasmani dan rohani yang baik
-
Berusia minimal 18 tahun saat dilantik sebagai anggota Polri
Selain syarat tersebut, peserta juga harus memenuhi ketentuan fisik tertentu yang ditetapkan dalam proses seleksi.
Ketentuan Tinggi Badan untuk Jalur Bintara dan Tamtama
Standar tinggi badan menjadi salah satu syarat penting dalam proses penerimaan anggota kepolisian.
Untuk jalur Bintara, ketentuan tinggi badan minimal umumnya adalah:
-
Pria: minimal 165 cm
-
Wanita: minimal 160 cm
Sementara itu, pada jalur Tamtama, standar tinggi badan biasanya berada pada kisaran minimal 165 cm, terutama bagi calon anggota yang akan ditempatkan di satuan seperti Brimob atau Polair.
Namun, ketentuan detail dapat berbeda di beberapa wilayah, sehingga peserta disarankan untuk memantau pengumuman resmi dari panitia penerimaan.
Dokumen Administrasi yang Harus Disiapkan
Tahapan awal seleksi anggota Polri dimulai dengan pemeriksaan kelengkapan administrasi. Oleh karena itu, calon peserta perlu menyiapkan sejumlah dokumen penting sejak awal.
Beberapa dokumen yang biasanya menjadi syarat administrasi meliputi:
-
Kartu Tanda Penduduk (KTP)
-
Kartu Keluarga (KK)
-
Akta kelahiran
-
Ijazah pendidikan mulai dari SD hingga jenjang terakhir
-
Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku
-
Pasfoto berwarna dengan latar belakang kuning
Seluruh dokumen tersebut harus disiapkan dalam bentuk asli maupun fotokopi yang telah dilegalisir sesuai ketentuan.
Cara Pendaftaran Online Rekrutmen Polri
Seperti tahun-tahun sebelumnya, proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi penerimaan Polri.
Calon peserta dapat melakukan registrasi melalui portal resmi berikut:
https://penerimaan.polri.go.id
Langkah pendaftarannya secara umum meliputi:
-
Membuat akun pendaftaran di situs resmi
-
Mengisi formulir data diri secara lengkap
-
Mengunggah dokumen persyaratan
-
Mencetak formulir registrasi
Setelah pendaftaran online selesai, peserta wajib melakukan verifikasi berkas secara langsung di tingkat Polres atau Polda sesuai domisili.
Tahapan Seleksi Calon Anggota Polri
Peserta yang lolos tahap administrasi akan mengikuti sejumlah tes seleksi yang cukup ketat.
Tahapan seleksi biasanya meliputi:
-
Pemeriksaan kesehatan
-
Tes psikologi
-
Ujian akademik
-
Tes kesamaptaan jasmani
-
Pemeriksaan administrasi lanjutan
Setiap tahapan seleksi bersifat gugur, sehingga peserta harus memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh panitia.
Persiapan Penting Sebelum Mengikuti Seleksi
Menghadapi proses seleksi anggota Polri membutuhkan persiapan yang matang. Persaingan yang ketat menuntut peserta untuk mempersiapkan diri secara optimal.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan calon pendaftar antara lain menjaga kondisi fisik, meningkatkan kemampuan akademik, serta melengkapi seluruh dokumen administrasi sejak awal.
Selain itu, peserta juga disarankan rutin memantau informasi resmi terkait jadwal seleksi, kuota penerimaan, serta perubahan ketentuan yang mungkin diumumkan oleh panitia pusat.
Informasi lengkap mengenai proses rekrutmen dapat diakses melalui situs resmi penerimaan Polri. Dengan persiapan yang matang, peluang untuk lolos seleksi dan menjadi bagian dari institusi kepolisian tentu akan semakin besar.












