Kampus

10 Daftar Kampus Terbaik Berdasarkan Skor SINTA dan QS WUR 2026

Samudrapikiran.com – Kualitas sebuah perguruan tinggi tidak hanya diukur dari jumlah mahasiswa atau popularitasnya di masyarakat. Di era pendidikan tinggi modern, produktivitas riset dan kontribusi akademik menjadi indikator penting dalam menentukan reputasi kampus, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Salah satu tolok ukur yang digunakan di Indonesia untuk menilai kinerja penelitian perguruan tinggi adalah Science and Technology Index (SINTA). Platform yang dikelola Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) ini merekam berbagai aktivitas publikasi ilmiah, sitasi, hingga kualitas jurnal yang dimiliki perguruan tinggi.

Data terbaru tahun 2026 menunjukkan sejumlah universitas terus mendominasi perolehan skor SINTA, sekaligus memperkuat posisi mereka dalam berbagai pemeringkatan dunia seperti QS World University Rankings (QS WUR).

Apa Itu SINTA dan Mengapa Penting?

SINTA merupakan sistem yang digunakan untuk mengukur produktivitas penelitian dan publikasi akademik di Indonesia. Melalui platform ini, pemerintah dapat memantau kontribusi dosen, peneliti, mahasiswa, hingga institusi pendidikan tinggi dalam menghasilkan karya ilmiah yang berdampak.

Semakin tinggi skor SINTA sebuah kampus, semakin besar pula kontribusi sivitas akademik kampus tersebut dalam menghasilkan publikasi berkualitas dan memperoleh sitasi dari komunitas ilmiah.

Selain menjadi indikator reputasi akademik, skor SINTA juga sering dijadikan acuan dalam penilaian akreditasi, kerja sama riset, hingga kebijakan pendanaan penelitian.

Komponen Penilaian SINTA Score Afiliasi

Perolehan skor afiliasi dalam SINTA dihitung berdasarkan beberapa indikator utama, yaitu:

  • Jumlah artikel jurnal yang terindeks Scopus
  • Jumlah dokumen non-jurnal yang terindeks Scopus
  • Total sitasi di Google Scholar
  • Jumlah artikel yang diterbitkan pada jurnal terindeks SINTA
  • Jumlah jurnal terakreditasi SINTA kategori S1 hingga S6

Kombinasi indikator tersebut memberikan gambaran menyeluruh mengenai produktivitas riset dan kualitas publikasi sebuah perguruan tinggi.

10 Kampus dengan SINTA Score 3 Tahun Tertinggi 2026

Kategori SINTA Score 3Yr menunjukkan performa riset kampus dalam tiga tahun terakhir. Daftar ini menggambarkan kampus yang paling aktif menghasilkan publikasi ilmiah dalam periode terkini.

PeringkatPerguruan TinggiSINTA Score 3Yr
1Universitas Gadjah Mada (UGM)1.678.814
2IPB University1.415.701
3Universitas Airlangga (Unair)1.359.962
4Universitas Muhammadiyah Sidoarjo1.278.305
5Universitas Indonesia (UI)1.201.343
6Universitas Diponegoro (Undip)1.016.085
7Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)1.013.116
8Universitas Brawijaya (UB)882.264
9Institut Teknologi Bandung (ITB)826.512
10Universitas Hasanuddin780.909

Dari daftar tersebut, UGM berhasil mempertahankan posisi teratas dengan skor yang jauh melampaui kampus lain. Menariknya, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo menjadi satu-satunya perguruan tinggi swasta yang berhasil menembus lima besar nasional.

Kampus dengan SINTA Score Overall Tertinggi

Berbeda dengan kategori tiga tahunan, SINTA Score Overall menghitung seluruh capaian riset yang telah dikumpulkan perguruan tinggi selama bertahun-tahun.

Berikut daftar 10 besar kampus dengan skor keseluruhan tertinggi:

  1. Universitas Gadjah Mada (UGM) – 5.171.733
  2. IPB University – 3.525.058
  3. Universitas Indonesia (UI) – 3.462.030
  4. Universitas Airlangga (Unair) – 2.994.865
  5. Institut Teknologi Bandung (ITB) – 2.885.149
  6. Universitas Diponegoro (Undip) – 2.536.404
  7. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) – 2.389.443
  8. Universitas Brawijaya (UB) – 2.286.269
  9. Universitas Padjadjaran (Unpad) – 2.208.372
  10. Universitas Sebelas Maret (UNS) – 2.108.437

Dominasi UGM pada kategori ini menunjukkan konsistensi kampus tersebut dalam menghasilkan karya ilmiah dan membangun ekosistem penelitian dalam jangka panjang.

Kampus dengan Publikasi Scopus Terbanyak

Selain skor SINTA, jumlah publikasi yang terindeks Scopus juga menjadi indikator penting dalam menilai kekuatan riset sebuah institusi.

Berikut 10 afiliasi dengan jumlah publikasi Scopus terbanyak:

AfiliasiJumlah Publikasi
Universitas Indonesia37.820
Universitas Gadjah Mada32.122
Institut Teknologi Bandung29.388
BRIN25.944
Universitas Airlangga23.317
IPB University19.177
ITS18.830
Universitas Sebelas Maret17.238
Universitas Diponegoro17.191
Universitas Padjadjaran17.066

Data tersebut memperlihatkan bahwa Universitas Indonesia masih menjadi institusi dengan produktivitas publikasi internasional tertinggi di Indonesia.

Hubungan SINTA dan QS World University Rankings

Kinerja penelitian yang baik tidak hanya berdampak pada peringkat nasional, tetapi juga berpengaruh terhadap posisi kampus di pemeringkatan global.

Dalam QS World University Rankings 2026, indikator terkait riset memiliki bobot besar, meliputi:

  • Reputasi akademik (30%)
  • Sitasi per dosen (20%)
  • Jejaring riset internasional (5%)

Ketiga indikator tersebut sangat erat kaitannya dengan produktivitas publikasi dan kualitas penelitian yang tercermin dalam skor SINTA.

10 Universitas Indonesia Terbaik Versi QS WUR 2026

Berikut daftar perguruan tinggi Indonesia yang berhasil masuk pemeringkatan dunia QS WUR 2026:

Peringkat NasionalUniversitasPeringkat Dunia
1Universitas Indonesia189
2Universitas Gadjah Mada224
3Institut Teknologi Bandung255
4Universitas Airlangga287
5IPB University399
6Institut Teknologi Sepuluh Nopember509
7Universitas Padjadjaran515
8Universitas Diponegoro624
9Universitas Brawijaya680
10Binus University851–900

Meski UGM menjadi pemimpin dalam skor SINTA, Universitas Indonesia masih menjadi kampus Indonesia dengan posisi tertinggi dalam pemeringkatan QS WUR 2026.

Kesimpulan

Data SINTA 2026 menunjukkan bahwa Universitas Gadjah Mada masih menjadi kampus dengan performa riset terbaik di Indonesia, baik dalam kategori tiga tahun terakhir maupun skor keseluruhan. Sementara itu, Universitas Indonesia unggul dalam jumlah publikasi internasional dan menempati posisi tertinggi dalam QS World University Rankings 2026.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa persaingan perguruan tinggi Indonesia tidak lagi hanya berfokus pada kualitas pendidikan, tetapi juga pada kemampuan menghasilkan penelitian yang berdampak secara global. Bagi calon mahasiswa, informasi ini dapat menjadi salah satu pertimbangan penting dalam memilih kampus yang memiliki budaya akademik dan riset yang kuat.

 

Baca Juga :

Sebelumnya

6 Jurusan Kuliah yang Paling Menjanjikan di Era AI, Peluang Karier Tetap Cerah di Masa Depan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Samudrapikiran.com