Kata Kerja Lampau Bahasa Arab Lengkap dengan Ciri dan Contohnya
Samudrapikiran.com – Kata kerja lampau bahasa Arab dikenal dengan istilah Fi’il Madhi. Dalam tata bahasa Arab, bentuk ini digunakan untuk menjelaskan suatu aktivitas atau kejadian yang telah selesai dilakukan di masa lalu. Pemahaman tentang Fi’il Madhi menjadi dasar penting dalam mempelajari struktur kalimat bahasa Arab, baik untuk percakapan maupun penulisan.
Pengertian Kata Kerja Lampau Bahasa Arab
Kata kerja lampau bahasa Arab atau Fi’il Madhi adalah bentuk kata kerja yang menunjukkan bahwa suatu perbuatan telah terjadi. Berbeda dengan bahasa Indonesia yang tidak banyak mengalami perubahan bentuk kata kerja, dalam bahasa Arab bentuk fi’il akan berubah sesuai dengan subjeknya.
Secara umum, kata kerja dalam bahasa Arab tersusun dari tiga huruf dasar. Selain itu, salah satu ciri yang sering ditemukan pada Fi’il Madhi adalah adanya harakat fathah di akhir kata.
Fi’il Madhi memiliki dua unsur utama:
- Kata kerja (fi’il)
- Subjek atau pelaku (dhamir) yang melekat pada kata kerja
Ciri-Ciri Kata Kerja Lampau Bahasa Arab
Untuk mengenali kata kerja lampau bahasa Arab, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan:
- Menunjukkan kejadian yang sudah terjadi
- Biasanya berakhiran harakat fathah
- Mengalami perubahan bentuk sesuai dengan pelaku (subjek)
- Banyak ditemukan dalam teks Arab, termasuk dalam Al-Qur’an
Contoh Kata Kerja Lampau Bahasa Arab Berdasarkan Subjek
1. Subjek Orang Pertama
Pada subjek orang pertama, pelaku adalah pembicara sendiri, baik tunggal maupun jamak.
Contoh tunggal:
- أَكَلْتُ التَّفَّاحَةَ
(Akaltu at-tuffaahata) = Saya telah makan apel - بِالأَمْسِ، ذَهَبْتُ إِلَى الْمَدْرَسَةِ
= Kemarin, saya pergi ke sekolah - قَرَأْتُ الْكِتَابَ فِي الْبَارِحَةِ
= Saya membaca buku tadi malam - كَتَبْتُ الرِّسَالَةَ فِي الأُسْبُوعِ الْمَاضِي
= Saya menulis surat minggu lalu
Contoh jamak:
- أَكَلْنَا التَّفَّاحَةَ = Kami telah makan apel
- ذَهَبْنَا إِلَى الْمَدْرَسَةِ = Kami pergi ke sekolah
- قَرَأْنَا الْكِتَابَ = Kami membaca buku
- كَتَبْنَا الرِّسَالَةَ = Kami menulis surat
2. Subjek Orang Kedua
Kata kerja lampau bahasa Arab pada subjek orang kedua akan berubah tergantung jenis kelamin dan jumlah lawan bicara.
Contoh tunggal:
- أَكَلْتَ الطَّعَامَ = Kamu (laki-laki) telah makan
- أَكَلْتِ الطَّعَامَ = Kamu (perempuan) telah makan
Contoh lainnya:
- ذَهَبْتَ إِلَى الْمَدْرَسَةِ = Kamu laki-laki pergi ke sekolah
- قَرَأْتَ الْكِتَابَ = Kamu laki-laki membaca buku
- كَتَبْتَ الرِّسَالَةَ = Kamu laki-laki menulis surat
- ذَهَبْتِ إِلَى الْمَدْرَسَةِ = Kamu perempuan pergi ke sekolah
- قَرَأْتِ الْكِتَابَ = Kamu perempuan membaca buku
- كَتَبْتِ الرِّسَالَةَ = Kamu perempuan menulis surat
Bentuk dua orang:
- أَكَلْتُمَا التَّفَّاحَةَ = Kalian berdua telah makan apel
- ذَهَبْتُمَا إِلَى الْمَدْرَسَةِ = Kalian berdua pergi ke sekolah
Bentuk jamak:
- أَكَلْتُمْ الطَّعَامَ = Kalian laki-laki telah makan
- ذَهَبْتُمْ إِلَى الْمَدْرَسَةِ = Kalian laki-laki pergi ke sekolah
- أَكَلْتُنَّ الطَّعَامَ = Kalian perempuan telah makan
- ذَهَبْتُنَّ إِلَى الْمَدْرَسَةِ = Kalian perempuan pergi ke sekolah
3. Subjek Orang Ketiga
Subjek orang ketiga adalah pihak yang dibicarakan, baik laki-laki maupun perempuan, tunggal, dua orang, maupun jamak.
Contoh tunggal:
- أَكَلَ أَحْمَدُ التَّفَّاحَةَ = Ahmad telah makan apel
- ذَهَبَ أَحْمَدُ إِلَى الْمَدْرَسَةِ = Ahmad pergi ke sekolah
- كَتَبَ أَحْمَدُ الرِّسَالَةَ = Ahmad menulis surat
Bentuk dua orang:
- أَكَلَا مُحَمَّدٌ وَعَلِيٌّ التَّفَّاحَةَ = Muhammad dan Ali telah makan
- ذَهَبَا إِلَى الْمَدْرَسَةِ = Keduanya pergi ke sekolah
Bentuk jamak:
- أَكَلُوا مُحَمَّدٌ وَعَلِيٌّ وَأَحْمَدُ = Mereka telah makan
- ذَهَبُوا إِلَى الْمَدْرَسَةِ = Mereka pergi ke sekolah
Contoh perempuan:
- أَكَلَتْ خَدِيجَةُ التَّفَّاحَةَ = Khadijah telah makan apel
- ذَهَبَتْ خَدِيجَةُ إِلَى الْمَدْرَسَةِ = Khadijah pergi ke sekolah
Dua perempuan:
- أَكَلَتَا خَدِيجَةُ وَفَاطِمَةُ = Keduanya telah makan
Jamak perempuan:
- أَكَلْنَ خَدِيجَةُ وَفَاطِمَةُ وَعَائِشَةُ = Mereka (perempuan) telah makan
Kesimpulan
Kata kerja lampau bahasa Arab atau Fi’il Madhi adalah bentuk kata kerja yang menunjukkan peristiwa yang telah terjadi. Ciri utamanya adalah perubahan bentuk kata kerja yang mengikuti subjek, baik dari segi jumlah maupun jenis kelamin.
Dengan memahami pola perubahan Fi’il Madhi berdasarkan orang pertama, kedua, dan ketiga, proses belajar bahasa Arab akan menjadi lebih sistematis. Selain itu, penguasaan materi ini juga memudahkan dalam membaca teks Arab serta menyusun kalimat dengan struktur yang tepat.











